Megawati: Kita Satu Bumi, Seharusnya Tidak Ada Perang

Felldy Aslya Utama
Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Sukarnoputri (dok. istimewa)

"Begitu juga kalau masalah kemanusiaan, seperti yang saya katakan ketika hari pertama dengan Pancasila itu, sebenarnya kalau mau, saya bilang kepada mereka-mereka bahwa itu sebetulnya bisa menjadi sesuatu yang universal," kata Megawati.

Dia memaparkan bagaimana sila-sila dalam Pancasila dapat diadaptasi untuk menjawab tantangan global. 

"Ketuhanan Yang Maha Esa bisa diadopsi dari kemanusiaan dan yang lainnya, terutama tentunya di dalam masalah diskusi yang masalah kemanusiaan karena Human Fraternity itu, ya saya bilang bisa memakai yang namanya peri kemanusiaan. Sehingga dengan demikian bisa selaras," imbuhnya.

Kehadiran Megawati sebagai tokoh perempuan senior politik juga menarik perhatian peserta konferensi Zayed Award 2026. Menurutnya banyak pihak yang penasaran dengan konsistensi Megawati memimpin partai politik besar hingga saat ini.

"Makanya saya banyak sekali ditanya, bagaimana kok bisa menjadi sampai hari ini saya masih menduduki sebagai Ketua Umum partai, juga masih aktif. Saya mengatakan, ya itu tergantung kepada kaum perempuannya sendiri," katanya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo: Kalau Ada Perang Nuklir, Indonesia Kena Dampaknya

57 tahun lalu

KSP Ajak Purnawirawan TNI-Polri Jaga Persatuan: Bersama Kita Kuatkan Indonesia

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran

57 tahun lalu

Prabowo Yakin RI Aman saat Perang-Selat Hormuz Ditutup: Kita Percaya Diri Mampu Atasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal