Megawati Terima Banyak Laporan Institusi Negara Tak Netral di Pilkada 2024

Felldy Aslya Utama
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menerima banyak laporan terkait institusi negara tak netral di Pilkada 2024 (foto: MPI)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menerima banyak laporan terkait institusi negara yang menunjukkan keberpihakan jelang Pilkada 2024. Aparatur negara disebut memaksa rakyat agar memilih calon tertentu, dengan memberikan bantuan sosial.

Megawati pun menyerukan agar aparatur negara, termasuk TNI/Polri untuk netral di Pilkada 2024.

“Saya mendengar begitu banyak laporan terhadap institusi negara yang tidak netral,” kata Megawati dalam tayangan video yang diputar di kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (20/11/2024).

Presiden kelima RI itu menilai, hal tersebut adalah bentuk politik uang dengan menggunakan institusi negara. Dia berharap masyarakat tak termakan iming-iming bansos tersebut.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
2 menit lalu

Hasto Ungkap Politik Tata Ruang Megawati soal Karhutla: Hutan Terbakar Tak Boleh Jadi Kebun Sawit

30 menit lalu

Napak Tilas Sumpah Pemuda Bareng PDIP, Ratusan Anak Muda Bawa Sejumlah Tuntutan

1 hari lalu

Ustadz Abdul Kaafi Apresiasi Cahaya Hati Indonesia, Beri Edukasi Sesuai Kondisi Masyarakat

1 hari lalu

Jemaah di Masjid Baitul Mu'minin Antusias Ikuti Cahaya Hati Indonesia iNews TV

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal