Melihat Lebih Dekat Alutsista di Skuadron Lanud Roesmin Nurjadin Riau

Wildan Catra Mulia
Pesawat tempur F16 di Skuadron 16 Fighting Falcon Lanud Roesmin Nurjadin. (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)

JAKARTA, iNews.id - Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) bersama masyarakat dan awak media mengunjungi Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Sabtu (27/4/2019). Rombongan disambut langsung Komandan Lanud (Danlanud) Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Ronny Irianto Moningka dan jajarannya.

Dalam kunjungannya, masyarakat diajak ke Skuadron 12 Black Panther yang berisikan 14 pesawat tempur tipe Hawk 100/200. Bersama Komandan Skuadron Udara 12 Asri Efendi 'Flogger' Rangkuti, masyarakat diedukasi mengenai pesawat tempur tersebut.

Mulai dari jenis pesawat hingga peluru yang bisa membunuh musuh dijelaskan olehnya. Tipe hawk 100 memiliki penggunaan seperti Ground Attack, Trainner, Limited Air Defence. Sementara tipe hawk 200 biasa digunakan untuk Ground Attack, Air Defence (All Weather Attack).

Membedakan kedua tipe pesawat tersebut sangatlah mudah, dari segi fisik tipe 100 memiliki dua awak penumpang, sedangkan tipe 200 hanya memiliki satu awak penumpang. "Beda dari keduanya kalo (tipe) 100 itu dia cenderung untuk trainer atau latihan, sedangkan pesawat (tipe) 200 itu single seat, memiliki radar, cockpit, bahwa peluru persenjataan smoke bombs seperti itu dia tingkatnya lebih ke operasional," tutur Asri di lokasi.

Asri mengaku pada pesawat Hawk 100 masih memiliki banyak kekurangan sehingga banyak digunakan sebagai latihan maupun patroli. "Untuk pengeboman dari udara ke darat, jaraknya 200 mile karena kita dilengkapi oleh radar, maka kita tidak, tadi tugas pokok ada sebagai pertahanan udara terbatas, karena kita memiliki radar kadang kita juga memasang intersep," ungkapnya.

Asri menambahkan, pihaknya pernah menjalankan misi operasi menjaga perbatasan di kawasan negara Timor Timur pada 1998-1999. "Misi yang pernah dilaksanakan skuadron 12 itu yaitu kita pernah pengamanan di Kupang, pada saat pelaksanaan Timor Timur," katanya.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Mutasi TNI, Eks Ajudan Prabowo Jadi Direktur C BAIS

Nasional
5 hari lalu

Kepala Bappisus Buka Suara soal Heboh TNI Siaga 1 gegara Konflik Timur Tengah 

Nasional
5 hari lalu

Mutasi TNI, Pangdam Jaya Dipimpin Jenderal Bintang 3

Nasional
5 hari lalu

TNI Diperintahkan Siaga 1, Puan Minta Panglima Jelaskan ke DPR

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal