Menag soal Viral Tepuk Sakinah: Supaya Perkawinan Lebih Langgeng

Jonathan Simanjuntak
Menag Nasaruddin Umar buka suara soal viralnya tepuk sakinah dan menilai hal itu sebagai langkah agar perkawinan bisa langgeng. (foto: iNews.id/Ramdani Bur)

Upaya menjaga hubungan perkawinan itu pun menurutnya perlu dilakukan. Sebab, kata Nasaruddin, perceraian hanya meninggalkan dampak sosial bagi kelompok lainnya.

"Yang paling menderita kalau ada perceraian yaitu perempuan dan anak-anak. Karena itu kita akan mengoptimalkan ya keluarga itu jangan sampai retak, cerai berantakan," ujar Nasaruddin.

Di lain sisi ia juga memastikan upaya lain juga dilakukan. Misalnya, setiap pasangan akan mendapatkan bimbingan sebanyak 12 kali pertemuan sebelum pernikahan bisa dilakukan.

Hal ini dilakukan agar setiap pasangan siap mental dan intelektualnya dalam menjalin hubungan pernikahan.

"Bukan hanya itu kita juga ada kursus. Tadinya hanya 5-7 menit, sekarang ini setara kalau perlu satu triwulan, 12 kali pertemuan. Supaya nanti betul-betul persiapan mental, intelektualnya sebelum memasuki arena perkawinan itu," tandas dia.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Potret Menag dan Ratusan Jemaah Sujud Syukur Sambut Tahun 2026 di Masjid Istiqlal 

Nasional
3 hari lalu

Doa Bangsa untuk Sumatra, Menag Minta Masyarakat Hentikan Pola Pikir Eksploitatif terhadap Alam

Nasional
3 hari lalu

Doa Bangsa untuk Sumatra, Menag Sebut Bencana Jadi Momentum Introspeksi Bangsa

Nasional
10 hari lalu

Pesan Natal Menag: Mari Jadikan Keluarga sebagai Pelabuhan Cinta sekaligus Penjaga Alam 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal