Menaq Yaqut Paparkan Keberhasilan RI Hadapi Pandemi: Indonesia Sama Tangguhnya dengan Bangsa Lain

irfan Maulana
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Forum Religion Country (R20) di Bali, Rabu (2/11/2022). (Foto; MPI)

Kedua, Pancasila juga dikukuhkan sebagai wawasan politik atau dasar negara. Ini nampak dari konstruksi Soekarno yang secara eksplisit mengkomparasikan Pancasila secara setara dengan filsafat dan ideologi-ideologi lain seperti Marxisme, Liberalisme, dan San Min Chu’i. 

Namun demikian, Pancasila bukanlah suatu ideologi politik partikular yang tertutup dan sistematis-total sebagaimana Marxisme maupun Liberalisme.

Dia mengatakan, Presiden Soekarno lebih menekankan fungsi implisit Pancasila sebagai sign of unity untuk republik yang merdeka.

Dalam rumusan lain, Prof Mohamad Hatta mengatakan bahwa Pancasila mengandung dua fundamen yakni: fundamen moral (Sila Pertama dan Kedua) dan fundamen politik (Sila Ketiga, Keempat dan Kelima). 

Dengan itu apabila ditafsirkan dalam kerangka politik kewargaan, Negara Pancasila dapat dipahami sebagai negara yang mendorong rakyatnya hidup berdasarkan prinsip-prinsip moral (Berketuhanan dan Berkemanusiaan dan prinsip-prinsip politik, menjaga persatuan, berdemokrasi dan menjunjung keadilan sosial).

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
3 hari lalu

Stafsus Menag: Ponpes HQ Sukoharjo Belum Berizin, Kami Dukung Penegakan Hukum Transparan

4 hari lalu

Menag Tekankan Santri Kuasai Teknologi Digital dan AI tanpa Tinggalkan Kitab Kuning

5 hari lalu

Indonesia Jadi Model Moderasi Beragama, Menag: Vatikan hingga Inggris Tertarik Belajar

7 hari lalu

Usung Model Living Harmony Indonesia di Italia, Menag Desak Dialog Agama Jadi Aksi Nyata

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal