Mendag Klaim Kenaikan Harga Bahan Pokok Masih di Bawah Acuan: Tetap Terjangkau Konsumen

Rohman Wibowo
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso. (Foto: Rohman Wibowo)

Bahkan, rendahnya harga telur sempat memicu aksi protes peternak dengan membuang telur ke jalan. Karena itu, pemerintah menilai kenaikan harga telur mendekati batas acuan diperlukan untuk menjaga keberlangsungan usaha peternak.

"Ketika harga mendekati Rp30.000 itu sebenarnya harga yang ideal, menjadi titik temu antara produsen dan konsumen. Di situ peternak bisa kembali berproduksi karena harga tersebut membuat mereka mampu membeli pakan," kata dia.

Budi menegaskan, pemerintah tetap memperhatikan daya beli masyarakat dalam memantau pergerakan harga pangan. Menurutnya, harga komoditas tidak hanya dilihat dari kenaikan dibandingkan periode sebelumnya, tetapi juga dibandingkan dengan batas acuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Kemendag bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) juga memantau pembentukan harga pangan dengan mempertimbangkan biaya produksi, transportasi, logistik, hingga margin distribusi di tingkat pengecer. Pengawasan dilakukan agar harga pangan tetap berada dalam batas yang dapat diterima masyarakat.

"Di sisi lain harga ini tetap terjangkau konsumen karena sudah kita hitung biaya produksi dan distribusinya. Dengan harga ideal, peternak tetap bisa jalan dan konsumen juga kita lindungi dengan harga yang sesuai dengan daya beli masyarakat," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
9 jam lalu

Harga Kedelai Tembus di Atas Rp13.000 per Kg, Pemerintah Buka Peluang Subsidi Perajin Tahu-Tempe

10 jam lalu

Pemerintah Tambah 997 Ribu Ton Beras Lagi, Bantuan Pangan Tembus 2,6 Juta Ton hingga Akhir Tahun 

6 hari lalu

Beras Premium Tetap Tersedia, Stok di Pasar Tradisional Memadai

13 hari lalu

Daftar Harga Pangan 23 September 2026, Cabai Merah Keriting hingga Gula Naik 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal