Mendag Ungkap Penyebab Harga Cabai Rawit Merah Masih Mahal usai Lebaran

Yuwantoro Winduajie
Mendag Budi Santoso menyebut lonjakan harga cabai rawit merah dipicu oleh faktor cuaca yang menghambat proses panen di tingkat petani. (Foto: Ilustrasi/Dok. IMG)

“Kemudian sekarang setelah Lebaran tadi memang informasi dari teman-teman di Pasar Minggu, kurang lebih mungkin baru 50 persen ya pedagangnya baru datang,” ucapnya.

Meski demikian, dia memastikan ketersediaan bahan pokok secara umum masih aman.

“Dan kebutuhan pokok kita seperti beras, kemudian minyak, cabai, dan lain-lain tercukupi. Ya jadi saya kira semua bagus, pasokan tercukupi, dan kita terus akan terus memantau ya kebutuhan-kebutuhan pokok kita sehari-hari,” kata dia.

Pemerintah, kata Budi, terus memantau perkembangan harga melalui sistem pemantauan berbasis digital.
Menurutnya, pemerintah tidak hanya memantau pasar secara langsung, tetapi juga melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP). 

“Jadi kami memang tidak hanya memantau ke pasar langsung, tetapi sering saya sampaikan kita punya SP2KP. Jadi secara fisik, kami dari tim pusat mungkin tidak bisa ke pasar, tetapi teman-teman di daerah melalui kontributor kita, ada sekitar 550 titik pasar yang dipantau dari 514 kabupaten/kota,” ujar Budi.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
15 jam lalu

Zulhas Temukan Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp100.000 di Pasar Minggu 

Nasional
18 jam lalu

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp27.000, Termurah Dijual Segini

Nasional
21 jam lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 28 Maret 2026, Lengkap Pertalite hingga Pertamax

Nasional
2 hari lalu

Bahlil Pastikan Harga BBM Pertalite Cs Tak Naik di Tengah Gejolak Global: Masih Tetap Sama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal