Mantan Kapolri itu juga meminta agar pemerintah melakukan evaluasi pembelajaran tatap muka secara reguler. Menurutnya evaluasi dilakukan untuk melihat apakah kebijakan in dapat dilakukan dan dilanjutkan.
Dia mengatakan jika ada daerah pembelajaran tatap mukanya berhasil dengan baik maka otomatis akan didukung untuk memperluas pelaksanaannya.
“Tapi kalau ada daerah yang kita anggap tidak sukses, terjadi klaster penularan maka otomatis evaluasi ketat harus kita lakukan. Bila perlu memberhentikan dulu, dan kemudian memperbaiki. Dan setelah itu baru kita terapkan kembali dan kita evaluasi kembali nantinya,” katanya.