Dia menyoroti sejumlah aspek dalam penyelenggaraan acara, mulai dari tata panggung, pemilihan lagu dan penyanyi, hingga konsep pembawa acara yang disesuaikan dengan nuansa Papua.
Selain itu, Tito melihat konsep tempat acara yang dibuat menyerupai suasana bioskop. Hal tersebut menurutnya menjadikan suasana lebih rileks bagi para hadirin yang datang ke acara ini.
"Jadi nggak kaleng-kaleng, Bu. Apalagi tempatnya juga menarik. Ya, kita dibuat setting seperti nonton bioskop. Sesuatu yang berbeda. Makasih, Bu. Ya. Tim Ibu sangat serius sekali. Kami juga merasa tersanjung dan terhormat," katanya.
Dalam kesempatan itu, dia menjelaskan acara tersebut awalnya dijadwalkan digelar di Papua. Namun, rencana itu berubah setelah Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan adanya kegiatan yang mempertemukan kepala daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
"Sebetulnya memang rencananya kita mau melaksanakan di Papua juga, tapi kemudian ada program yang diperintahkan Pak Presiden kepada kami untuk acara kumpul, mengumpulkan teman-teman kepala daerah dan Forkopimda," sambungnya.