Tito menegaskan, pemerintah terus memperkuat sistem pengawasan dan pembinaan guna meminimalkan praktik korupsi. Namun, keberhasilan upaya tersebut pada akhirnya tetap bergantung pada integritas pribadi setiap kepala daerah.
Menurutnya, kepala daerah merupakan figur yang telah melalui proses politik yang panjang dan dikenal masyarakat sehingga tidak mungkin diawasi selama 24 jam setiap hari.
"Teman-teman kepala daerah itu bukan anak kemarin sore. Rata-rata politisi yang berjuang, pernah ikut kampanye, dikenal publik. Kita juga enggak bisa awasi dan jaga 24 jam, 7 hari, seminggu, 365 hari. Semua akan kembali kepada diri pribadi masing-masing," tuturnya.
Karena itu, Tito menekankan setiap kepala daerah harus menjaga komitmen terhadap prinsip-prinsip antikorupsi dan tidak tergoda melakukan pelanggaran hukum.
Dia berharap, para kepala daerah terus memperkuat integritas, membenahi sistem pemerintahan, serta menjaga diri agar tidak terjerat tindak pidana korupsi.