Mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di wilayah terdampak telah berkomunikasi dengan organisasi mahasiswa dari daerah lain untuk memetakan kebutuhan masyarakat secara langsung.
"Jadi kemarin beberapa BEM dari daerah terdampak gempa, ada Universitas Kristen Indonesia Ruteng, Santo Paulus Ruteng, ada Undana, ada Elbajo, Politeknik Bajo, kemudian ada Unram juga mereka bertemu dengan teman-teman BEM yang ada di Jawa," ucap Brian.
Brian menyebut, mahasiswa kini tengah menyusun program bantuan berdasarkan kebutuhan masyarakat yang telah diidentifikasi di lapangan.
"Teman-teman mahasiswa kita menyusun program untuk memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan yang riil yang diketahui oleh tadi yang mahasiswa sudah mendata kebutuhan-kebutuhan yang urgen dibantu di daerah NTT yang terdampak bencana," tuturnya.