Mengenal Jenderal Soedirman, Mantan Guru Pimpin Gerilya Lawan Penjajah

Dita Angga
Jenderal Soedirman pernah menjadi guru sebelum bergabung ke militer (Foto: Patung Jenderal Soedirman di Jakarta/Sindo)

"Belajar menahan penderitaan berguna bagi hidup di kemudian hari. Suatu kelak, baleh jadi kita akan mengalami yang lebih hebat dari ini," merupakan filosofi yang dipegang Soedirman.

Dengan bekal keteguhannya. Dia pernah menjadi salah satu dari 69 kepala batalion yang ada di Jawa, Bali, dan Madura. Figurnya kharismatik, serta menampakkan kedewasaan yang jauh melampaui usianya.

Diberkahi dengan bakat kepemimpinan, Soedirman bersama pasukan yang dipimpinnya berhasil mengusir tentara Sekutu. Pertempuran itu dikenang sebagai Palagan Ambarawa pada November-Desember 1949. 

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
5 hari lalu

Hari Kesaktian Pancasila, Prabowo Ajak Kenang Jasa Para Pahlawan

14 hari lalu

Forum Rektor Muhammadiyah Temui Fraksi Golkar DPR, Minta RUU Pemilu Dikaji Mendalam

2 bulan lalu

Muhammadiyah Ajak Jemaah Galang Dana, Sisihkan Infak Jumat untuk Korban Gempa NTT

2 bulan lalu

HUT ke-81 RI, Prabowo Mengheningkan Cipta Doakan Pahlawan dan Korban Bencana Sumatera-NTT

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal