Mengenal Kampus Para Presiden Indonesia dari Soekarno hingga Jokowi

Rahmi Rizal
Soekarno. (Foto IG PDIP).
  • Soeharto - KNIL

Presiden ke-2 Indonesia, yakni Soeharto memiliki riwayat pendidikan di beberapa tempat. Hal ini lantaran orang tuanya sering berpindah tugas.

Semula, Soeharto bersekolah di SD Puluhan, Godean, lalu pindah ke SD Pedes, Bantul. Kemudian, ia pindah lagi ke Wonogiri.

Saat duduk di bangku menengah pertama, Soeharto bersekolah di SMP Muhammadiyah di Yogyakarta. Namun, pendidikannya sempat terhambat karena kondisi ekonomi sehingga tidak dapat meneruskan pendidikan ke perguruan tinggi.

Mendapat kenyataan tersebut, pria kelahiran 8 Juni 1921 ini ternyata tidak patah semangat. Ia pun mendaftar sebagai anggota tentara Kerajaan Belanda, yakni Koninklijk Nederlands Indische Leger (KNIL) pada 1940 namun sekolah tersebut tidak setara dengan perguruan tinggi.

Ia sempat pula mengikuti Sekolah Kader di Gombong dan SSKAD (Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat) di Bandung pada 1959 -1960.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Ingin Kampus Aktif Geluti Sains dan Teknologi, Bukan Tempat Adu Pertentangan

57 tahun lalu

Target 500 Titik di 2029, Pemerintah Integrasikan Sekolah Rakyat, Negeri, dan Garuda

57 tahun lalu

Mendikdasmen Kenang Jasa Soeharto: Jadi Fondasi Penting Majukan Pendidikan

57 tahun lalu

Liga Bintang Juara GTV Hadir di Depok, 86 SD Bersaing Menuju Babak Utama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal