Tegas, Ini Amanat Laksda Adin Saat Penutupan Latsar Pengawasan

Sekar Paring Gusti
Direktur Jenderal PSDKP Laksamana Muda TNI Adin Nurawaluddin dalam penutupan Latsarwas lingkup PSDKP di Buperta Cibubur, Selasa (12/9/2023). (Foto: dok KKP)

(Foto: dok KKP)

Selama 14 hari, 170 ASN baru dilatih langsung oleh Komando Latihan Armada 1 di Buperta Cibubur dengan berbagai materi pembelajaran, di antaranya terkait pentingnya pengawasan SDKP, tata cara pelaksanaan tugas pengawasan SDKP, bela diri militer, kepemimpinan, basic sea survival, pengetahuan senjata ringan, pengetahuan bahari, renang, hingga senam perahu karet.

Sosok Laksda Adin

Dilantik pada 16 Agustus 2021 oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono. Laksamana Muda TNI Adin Nurawaluddin resmi menjadi Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan yang diamanatkan untuk mengawal program prioritas Menteri Sakti Wahyu untuk menjadikan ekologi sebagai panglima dalam pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan Indonesia. 

Dirjen Adin menekankan personil Ditjen SDKP adalah sahabat nelayan. Melaksanakan fokus pengawasan tidak hanya mencegah dan memberantas illegal dan destructive fishing, tetapi juga menjamin pemanfaatan sumber daya kelautan dan pemanfaatan ruang laut dilaksanakan sesuai ketentuan sehingga mendatangkan kesejahteraan bagi nelayan.

Hal ini merupakan komitmen Ditjen PSDKP untuk mengawal lima program prioritas KKP untuk memperluas wilayah konservasi, penangkapan ikan terukur berbasis kuota, pengembangan budidaya ramah lingkungan, pengawasan wilayah pesisir dan  pulau-pulau kecil, serta mewujudkan laut sehat melalui Bulan Cinta Laut. 

Pengawasan SDKP dilaksanakan dengan menerapkan konsep sistem pengawasan terpadu (integrated surveillance system). Untuk pengawasan penangkapan ikan terukur dilaksanakan mulai dari fase sebelum kegiatan penangkapan ikan (before fishing), saat penangkapan ikan di laut (while fishing).

Kemudian, dilanjutkan dengan pengawasan pendaratan ikan (during landing), dan pascapendaratan ikan (post landing) untuk memastikan jumlah dan jenis hasil tangkapan tercatat dengan benar, sehingga PNBP yang dihasilkan dapat membangun sektor kelautan dan perikanan menjadi semakin maju. Mewujudkan laut sehat, Indonesia sejahtera.

Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
Bisnis
1 hari lalu

Dukung Ekonomi Kerakyatan, Penyaluran KUR Bank Mandiri Sentuh Rp41 Triliun hingga Desember 2025

Health
2 hari lalu

Rumah: Tempat Keluarga Mengurai Beban dan Menemukan Kekuatan

Nasional
2 hari lalu

Langkah Hijau IMIP Tanam Mangrove, Jaga Keberlanjutan Lingkungan

Mobil
4 hari lalu

Lewat GJAW 2025, BYD Kian Aktif Dukung Industri Otomotif Nasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal