Mengingat Gempa Besar di Kaltim pada 1921, Timbulkan Kerusakan Parah

Muhammad Refi Sandi
Ilustrasi gempa bumi (dok. ilustrasi)

JAKARTA, iNews.id -Gempa berkekuatan Magnitudo 5,6 melanda Berau, Kalimantan Timur pada Minggu (15/9/2024). Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, sebanyak 18 kali gempa susulan tercatat hingga Senin (16/9/2024) pagi ini.

Daryono menyebut, gempa Berau mengingatkan pada peristiwa gempa besar tahun 1921 silam di sekitar wilayah tersebut.

Daryono menjelaskan, pada 14 Mei 1921 terjadi gempa kuat di Kalimantan Timur mencapai skala intensitas maksimum VII MMI (Modified Mercalli Intensity). Skala VII MMI menunjukkan gempa menyebabkan kerusakan.

Pada skala ini, terjadi kerusakan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur.

Gempa ini menimbulkan kerusakan di wilayah Sangkulirang dengan kerusakan paling parah terjadi di Pulau Rending, Teluk Sangkulirang. Di pulau ini, banyak rumah rusak terutama di Kaliorang dan Sekurau.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
2 hari lalu

62 Gempa Susulan Guncang Sumba Barat Daya NTT usai Gempa Besar M6,1, Terkuat M4,3

2 hari lalu

Gempa Besar M6,1 Guncang Sumba Barat Daya NTT, Ini Hasil Analisis BMKG

8 hari lalu

Gempa M3,6 Guncang Lumajang Jatim Malam Ini

9 hari lalu

Gempa Terkini M4,5 Guncang Enggano Bengkulu, Kedalaman 10 Km

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal