Menhut Ingatkan Pengelola Hutan Sosial: Mohon Dijaga dari Kebakaran, Jangan Jadi Pusat Api

Felldy Aslya Utama
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni. (Foto: Kemenhut)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengingatkan kelompok masyarakat penerima persetujuan perhutanan sosial untuk ikut menjaga kawasan kelolaannya dari potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Raja Juli menegaskan, pemberian akses kepada masyarakat untuk mengelola kawasan hutan harus diiringi dengan tanggung jawab menjaga kelestarian lingkungan.

“Ini bagian dari kebijakan kita agar hutan lestari tapi tetap bisa diakses oleh masyarakat sekitarnya, sekaligus menjadi cara kita mengelola konflik dan memberikan penanggung jawab yang jelas di kawasan tersebut,” kata Raja Juli di Berau, Kalimantan Timur (Kaltim), Rabu (26/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah menyerahkan enam sertifikat persetujuan perhutanan sosial kepada kelompok masyarakat. Salah satunya diberikan kepada Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Lobang Beloh dengan luas area kelola mencapai 4.962 hektare yang mencakup 85 kepala keluarga (KK).

Raja Juli meminta masyarakat penerima persetujuan tersebut menjaga kawasan dari ancaman kebakaran sekaligus memanfaatkannya secara produktif.

“Mohon dijaga dari kebakaran dan jadikan lahan produktif,” ujarnya.

Peringatan serupa disampaikan kepada LPHD Tebangan Lembak Dulun Batu Mate di Kutai Timur. Kelompok tersebut mendapat persetujuan pengelolaan kawasan seluas 4.693 hektare yang diperuntukkan bagi 138 KK.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
4 jam lalu

Menhut Pastikan Karhutla Berau Tak Ancam Habitat Orangutan

2 hari lalu

Menhut Kerahkan 5.000 ASN Kehutanan untuk Tangani Karhutla di 6 Provinsi

2 hari lalu

Prabowo Tinjau Karhutla Tak Didampingi Menhut dan Menteri LH, Istana Beri Penjelasan

2 hari lalu

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Turun Tangani Karhutla Kalbar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal