Menkes Ingatkan Jangan Tersihir Pemanis Buatan dalam Minuman, Ini Dampaknya

Mei Sada Sirait
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengingatkan efek pemanis buatan tidak sesederhana yang dibayangkan. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin kembali membagikan edukasi kesehatan melalui konten Instagram dalam serial Budi Gemar Sharing (BGS). Kali ini, dia menyoroti penggunaan pemanis buatan dalam minuman berlabel rendah gula atau low sugar.

Dalam penjelasannya, Budi mengungkapkan rasa manis dalam minuman tidak selalu berasal dari gula alami. Banyak produk menggunakan pemanis buatan seperti aspartam, sukralosa, hingga sakarin.

Dia menyebutkan, bahan-bahan tersebut memiliki tingkat kemanisan yang jauh lebih tinggi dibanding gula biasa. Bahkan, intensitas manisnya bisa mencapai ratusan kali lipat.

“Sejumput kecil saja bisa memberikan rasa manis 200 sampai 600 kali lipat lebih manis daripada gula,” kata Budi.

Namun, Budi mengingatkan efek pemanis buatan tidak sesederhana yang dibayangkan. Meski lidah merasakan manis, tubuh tidak benar-benar menerima asupan gula seperti yang diharapkan otak.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Yoghurt Belum Tentu Sehat! Menkes Budi Ungkap Fakta Mengejutkan

57 tahun lalu

Suka Makan Mayones? Menkes Sebut 1 Sendok Setara 1 Gorengan

57 tahun lalu

Menkes Jamin Perempuan Korban Penyekapan Sadis Taufik Hidayat Dapat Perawatan Optimal

57 tahun lalu

Anggota DPR Usul Pakai AI buat Bantu Pasien di Daerah Minim Dokter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal