Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kemudian melakukan pelacakan kontak terhadap orang-orang yang sempat berinteraksi dengan pasien. Hasil investigasi menunjukkan tidak ditemukan adanya penularan.
"Begitu kami tahu, kami sudah isolasi, kami taruh di RSPI, dan kami identifikasi ternyata tidak ada penularan," katanya.
Menkes juga menegaskan bahwa Hantavirus bukan merupakan penyakit baru di Indonesia. Menurutnya, virus tersebut telah lama ditemukan dan pernah menjadi objek penelitian kesehatan di berbagai daerah.
Berdasarkan hasil survei antibodi yang pernah dilakukan, sejumlah wilayah di Indonesia menunjukkan adanya paparan Hantavirus di masyarakat. Ia menyebut sekitar 18 persen masyarakat di Bali memiliki antibodi terhadap virus tersebut, sementara di wilayah Surabaya dan Jakarta angkanya mencapai sekitar 13 persen.
"Hanta ini sebenarnya sudah lama dari awal 2000-an. Jadi virusnya sudah ada," ujar Budi.
Kemenkes mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik menyikapi temuan kasus tersebut. Pemerintah memastikan pemantauan dan langkah antisipasi terus dilakukan untuk mencegah potensi penyebaran penyakit.