Rumah sakit lapangan tersebut disiapkan agar dokter spesialis yang sudah berada di lokasi dapat melakukan operasi terhadap korban tanpa harus membawa pasien keluar dari wilayah terdampak.
"Sehingga dokter-dokter ini bisa melakukan operasinya di sana," kata Budi.
Dengan adanya dukungan dokter spesialis dan fasilitas rumah sakit lapangan, korban gempa yang mengalami patah tulang kini dapat memperoleh penanganan operasi di tengah situasi pascabencana.