Menko PMK Ingatkan Sampah Jadi Ancaman Besar bagi Kelestarian Bumi

Binti Mufarida
Menko PMK Muhadjir Effendy (foto: Antara)

Muhadjir menegaskan, paradigma pengelolaan sampah yang bertumpu pada pendekatan akhir harus ditinggalkan dan diganti dengan paradigma baru. Paradigma baru sampah harus dilakukan dengan berbasis nilai ekonomi dan dapat dimanfaatkan, baik untuk energi, kompos, pupuk, maupun bahan baku industri.

Meski begitu, upaya yang dilakukan oleh Permabudhi turut diapresiasi oleh Muhadjir karena mampu menciptakan alternatif pengelolaan sampah yang memiliki manfaat berlipat ganda. Eco-enzyme sendiri merupakan pemanfaatan sampah organik sebagai bahan baku yang dicampur dengan gula dan air. Proses fermentasinya akan menghasilkan gas O3 (ozon) dan cairan pembersih serta pupuk yang ramah lingkungan.

“Apapun usaha kita untuk menyelamatkan bumi itu sangat terpuji,” ujar Muhadjir.

Upaya yang telah dilakukan oleh Permabudhi bersama Kemenko PMK ini  merupakan implementasi dari amanat Instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2016 mengenai Gerakan Indonesia Bersih yang menjadi bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental.

Gerakan tersebut dilakukan untuk mendorong terciptanya etos kerja yang baik, gotong-royong antar berbagai pihak tanpa melihat latar belakang, dan memiliki integritas untuk mewujudkan perilaku hidup bersih dan sehat, baik jasmani maupun rohani. Selanjutnya, hasil kegiatan itu akan dibawa oleh Permabudhi ke seluruh pelosok Indonesia.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
5 hari lalu

Pratikno Bantah Mundur dari Menko PMK: Sakit Enggak, Lagi Tugas kok

5 hari lalu

Mensesneg Bantah Kabar Pratikno Mundur: Sakit Saja Nggak, Apalagi Mengundurkan Diri

6 hari lalu

4 TPS di Jatinegara Jaktim Ditutup gegara Sampah Kerap Berserakan ke Badan Jalan

9 hari lalu

Pramono Instruksikan DLH Bersihkan Tumpukan Sampah di Depan SD Kedaung Kali Angke Jakbar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal