Menko PMK Kenang Pidato Soekarno Getarkan Dunia di Markas PBB

Fahreza Rizky
Menko PMK Muhadjir Effendy mengenang pidato Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno. (Foto Antara).

Muhadjir juga mengungkapkan Bung Karno adalah pelopor gerakan non blok di forum dunia itu. Bung Karno tidak ingin berpihak ke salah satu blok yang terlibat pertikaian yakni blok barat dan timur. Gerakan non blok ini diharapkan menjadi kekuatan baru dunia yang diperhitungkan.

"Berkat kepemimpinan Bung Karno terutama ketika menyampaikan pidatonya di depan Majelis Umum PBB sehingga pemimpin bangsa lain yakin (gerakan) non blok ink bisa diwujudkan. Bung Karno berani mendobrak kebuntuan akibat tekanan dari dua blok besar, barat dan timur yang tidak menghendaki hadirnya blok baru. Bung Karno mendobrak kemacetan diplomasi," tutur Muhadjir.

Sebagai informasi, pidato Bung Karno di Markas PBB pada 1960 menggemparkan dunia. Pidato berjudul 'To Build The World A New' yang berarti membangun dunia kembali itu berhasil membuat takjub para pemimpin internasional.

Dalam pidato itu, Soekarno menginginkan kedamaian antarsesama manusia sebagaimana termaktub dalam Alquran dan Injil. Soekarno mengkritik praktik penjajahan, kolonialisme, imperialisme dalam pidatonya. Ia juga meyakini para pemimpin dunia bahwa Pancasila dapat menjadi ideologi yang mempersatukan.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PBB: Israel Hancurkan RS Anak di Gaza, Bikin Bayi Cacat Seumur Hidup

57 tahun lalu

PBB: Israel Sengaja Bunuh Anak-Anak Gaza

57 tahun lalu

Kasus Penganiayaan, Dewi Soekarno Jalani Sidang di Pengadilan Jepang

57 tahun lalu

PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal