Menko Polhukam Mahfud MD Sebut New Normal Masih Wacana

Antara
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD. (Foto: BNPB).

"Saya ada data, dari awal Januari hingga akhir April, tepatnya selama 131 hari jumlah rata-rata korban meninggal akibat Covid-19 di Indonesia sebanyak 17 orang/hari. Kalau akibat kecelakaan ternyata sembilan kali lebih banyak dan yang meninggal akibat Aids berkali-kali lebih banyak," tuturnya.

Mahfud menampik tudingan sejumlah pihak jika pemerintah terkesan tidak serius dalam mengantisipasi masuknya Covid-19 di Indonesia, Pemerintah, dia mengklaim, sudah banyak melakukan upaya pencegahan yang dilakukan.

"Ada pihak yang mengatakan bahwa pemerintah main-main, padahal awal-awal Corona pemerintah sudah mengantisipasi lama. Corona itu muncul pertama pada akhir Desember 2019 dan Wuhan mulai di-'lockdown' pada tanggal 23 Januari," katanya.

Selanjutnya, pada 28 Januari 2020 pemerintah mulai menutup penerbangan Jakarta-Beijing. Bahkan pemerintah juga menjemput WNI yang saat itu masih ada di Wuhan.

"Pada 6 Februari saya dengan Pak Terawan (Menteri Kesehatan) berkomunikasi tentang membuat rumah sakit khusus Covid-19. Selanjutnya pada 2 Maret baru ada temuan awal," katanya.

Mahfud mengaku, Indonesia merupakan negara terakhir di Asia Tenggara yang dimasuki virus tersebut. Dia mengatakan itu menandakan pemerintah serius menghadapi pandemi Covid-19. 

"Menghadapi hal ini saya minta kepada masyarakat agar jangan terlalu mengentengkan tetapi juga jangan takut betul. Mau tidak mau kita harus terbiasa menghadapi itu," ujarnya.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Internasional
5 hari lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Nasional
5 hari lalu

Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19

Internasional
9 hari lalu

Heboh Wabah Hantavirus, Trump: Semua Terkendali!

Health
10 hari lalu

Mungkinkah Hantavirus Jadi Pandemi Baru? Ini Jawaban Ahli Epidemiologi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal