Adapun bantuan ini diterima langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial (Sekjen Kemensos) Robben Rico. Bantuan ini merupakan bentuk sinergi antarkementerian dalam mendukung sistem pendidikan inklusif berbasis digital.
“Sekolah rakyat ini adalah program Bapak Presiden yang diamanahkan kepada kita semuanya, seluruh kementerian/lembaga, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota,” ujar Rico.
Dia menyebut langkah ini merupakan bagian dari komitmen Komdigi untuk memastikan setiap anak Indonesia, terutama dari kelompok rentan, memiliki akses ke pendidikan berbasis teknologi. Hal ini sejalan dengan agenda besar transformasi digital nasional.
Program Sekolah Rakyat rencananya diluncurkan secara resmi oleh Presiden Prabowo pada 14 Juli 2025. Program ini sebagai bagian dari strategi pembangunan manusia yang berkelanjutan dan berkeadilan.