"Begitu pula pencalonan Menteri Kesehatan kita sebagai Direktur Jenderal WHO, demi arsitektur kesehatan global yang lebih adil bagi negara berkembang," ujarnya.
Dia menuturkan, hal tersebut akan terus diperjuangkan lewat strategi grouping seperti G20, BRICS, MIKTA, OKI, APEC, dan D8 sehingga isu-isu prioritas negara berkembang dapat terus dibahas.
Untuk menjadi Dirjen WHO, Budi bakal bersaing dengan tiga kandidat lainnya yang diajukan dari masing-masing negara. Mereka yaitu Hanan Mohammed Al-Kuwari yang diusulkan Qatar, Hanan Balkhy usulan Arab Saudi, dan Hans Henri P Kluge yang diajukan Belgia.
Sebelumnya, Budi Gunadi Sadikin mengungkap Presiden Prabowo Subianto mencalonkan dirinya sebagai Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) periode 2027-2032. Budi pun mengaku siap menjalankan amanat tersebut sebaik-baiknya.
"Itu kan amanah dari Bapak Presiden. Jadi pastilah saya akan kerja buat Bapak Presiden, apa pun tugas dari Beliau akan kita jalankan dengan sebaik-baiknya," kata Budi kepada wartawan, Kamis (27/8/2026).
Budi menyebut Indonesia selama ini belum pernah memiliki perwakilan resmi yang duduk sebagai pimpinan lembaga dunia di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Menurut dia, kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian Presiden Prabowo.