Mensos Dalami Penyalahgunaan KTP Penerima Bansos Dipakai untuk Judol, Data Langsung Diperbaiki

Binti Mufarida
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf. (Foto: Binti Mufarida)

“Ada misalnya keluarga yang tidak mampu, tertolak (bansos) karena KTP-nya dimanfaatkan oleh orang lain. Kedua ada juga fenomena yang main judol itu bukan orang tuanya, tapi anaknya atau keluarganya,” tuturnya.

Karena itu, Kemensos melakukan pendalaman sekaligus perbaikan data untuk memastikan kondisi sebenarnya penerima bansos. Pemerintah tidak ingin masyarakat yang memang membutuhkan kehilangan bantuan hanya karena identitasnya digunakan pihak lain.

“Jadi kalau ada lansia, kemudian mungkin keluarga yang sangat tidak mampu, tapi tidak menerima bansos karena terindikasi judol. Itu mungkin dimanfaatkan oleh keluarganya atau oleh orang lain. Untuk yang seperti ini sedang kita perbaiki, sedang kita dalami,” kata Gus Ipul.

Gus Ipul menegaskan, penerima bansos yang setelah diverifikasi masih memenuhi kriteria akan tetap mendapatkan bantuan.

“Tentu jika memenuhi kriteria, bansosnya akan tetap kita salurkan,” ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 hari lalu

Mensos Ancam Copot Jabatan hingga Pecat Tak Hormat 1.900 Pegawai yang Main Judol

2 hari lalu

Geger! 1.900 Pegawai Kemensos Terlibat Judol, Mensos: Ada yang Kecanduan

4 hari lalu

Gus Ipul soal Perubahan Desil DTSEN: Bukan Berarti Bansos Dicoret

5 hari lalu

Gus Ipul Ungkap 28 Penerima Bansos Terdeteksi Transaksi Judol di Atas Rp1 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal