Mentan Amran Gandeng Bareskrim Usut Dugaan Mafia Pangan, Soroti Harga Ayam hingga Telur

Tangguh Yudha
Kepala Bareskrim Polri Irjen Asep Safrudin dan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. (Foto: Tangguh Yudha)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menggandeng Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri untuk mengusut dugaan praktik mafia pangan di sejumlah komoditas pertanian dan peternakan. Langkah tersebut dilakukan setelah muncul kejanggalan harga, yakni harga di tingkat produsen turun, tetapi justru meningkat di tingkat konsumen.

Amran mengatakan, terdapat 11 persoalan di sektor pangan yang menjadi perhatian dan akan ditindaklanjuti oleh Bareskrim. Persoalan tersebut mencakup sejumlah komoditas, mulai dari hortikultura, kelapa sawit, dan pakan ternak hingga ayam dan telur.

"Ada hortikultura, sawit, pakan kita lihat ayam, segala macam. Kenapa? Harga di peternak turun, tapi konsumen naik. Ada inflasi lagi, inflasi ayam dengan telur. Inflasi ayam dengan telur. Kan kasihan, ya kan?" ucap Amran, Senin (19/10/2026).

Amran menambahkan, perbedaan pergerakan harga di tingkat produsen dan konsumen menimbulkan pertanyaan mengenai kemungkinan adanya permainan dalam rantai distribusi pangan. Dia menilai, kondisi tersebut perlu ditelusuri agar penyebab kenaikan harga yang dirasakan masyarakat dapat diketahui.

"Jadi ini, menurut Anda nih, harga di peternak turun, harga di konsumen naik, menurut Anda bagaimana? Mafia ya? Begitu kira-kira," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 hari lalu

Kementan Punya 2 Wamen, Mentan Amran Ungkap Pembagian Tugas

2 hari lalu

Mentan Amran Surati Kapolri Jenderal Suyudi, Minta Mafia Pangan Ditindak Tegas

11 hari lalu

ASN Kedapatan Merokok saat Jam Kerja, Mentan Amran Jatuhkan Sanksi

14 hari lalu

Wamentan Saleh Mustafa Janji Berantas Mafia Pangan, Dapat Arahan dari Prabowo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal