Menteri PANRB: Bukan Sekadar Pelatihan, Trade Corporate University Jadi Mesin Pencetak ASN Perdagangan Unggul

Tim iNews
Menteri PANRB Rini Widyantini memberi sambutan pada Peluncuran Trade Corporate University dan Cetak Biru SDM Perdagangan Menuju Indonesia Emas 2045 di Auditorium Kemendag, Jakarta, Rabu (2/9/2026). (Ist)

"Kedua, pembelajaran harus dimulai dari masalah strategis organisasi. Ketiga, pembelajaran harus terintegrasi dengan kinerja, manajemen talenta, dan pengembangan karier. Serta Keempat, keberhasilan harus diukur dari dampaknya," tutupnya.

Sementara itu, Menteri PerdaganganBudi Santoso menegaskan bahwa pengembangan SDM bukan pekerjaan tambahan. Pengembangan SDM adalah bagian dari pekerjaan utama Kementerian Perdagangan yang direncanakan secara strategis melalui Cetak Biru yang telah disusun oleh Badan Pengembangan SDM Perdagangan Kementerian Perdagangan. 

"BPSDM Perdagangan Kementerian Perdagangan telah menyelesaikan Cetak Biru Pengembangan SDM Perdagangan menuju Indonesia Emas 2045. Saya memberikan apresiasi kepada BPSDM Perdagangan Kementerian Perdagangan dan seluruh pihak yang telah menyusun dokumen tersebut," katanya.

Budi juga menjelaskan, melalui Trade Corp, pengembangan SDM bukan lagi sekedar pelatihan, tapi pembelajaran. Untuk itu telah diterbitkan Peraturan Menteri Perdagangan No. 4 tahun 2026 tentang pengembangan kompetensi melalui sistem pembelajaran terintegrasi di bidang perdagangan sebagai landasan bagi penyelenggara Trade Corporate University.

Menteri Perdagangan Budi Santoso (Foto: Ist)

Maka dari itu, Menteri Budi berharap BPSDM Perdagangan Kementerian Perdagangan terus membangun sinergi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Badan Kepegawaian Negara, dan Lembaga Administrasi Negara, sehingga Trade CorpU dan Cetak Biru Pengembangan SDM Kementerian perdagangan dapat mendukung arah pembangunan ASN nasional, sekaligus tetap responsif terhadap kebutuhan spesifik sektor perdagangan.

"Dengan SDM yang kuat, saya yakin Kemendag akan semakin mampu menjalankan mandatnya dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan ekonomi nasional menuju Indonesia Emas 2045," katanya. 

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
4 bulan lalu

Evaluasi Kebijakan WFH ASN Tiap Jumat, Kementerian PANRB: Negara Hemat Rp1,9 Triliun

7 bulan lalu

Kuliah Umum ASN OIKN, Menteri PANRB Sampaikan IKN sebagai Cara Baru Bernegara

8 bulan lalu

Kementerian PANRB Pulihkan Fungsi Pemerintahan Pascabencana Aceh dan Sumatra

8 bulan lalu

Pemulihan Pascabencana, Menteri PANRB Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal