Arifah menambahkan, kegiatan Hari Anak Nasional akan digelar serentak di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Tujuannya untuk mengembalikan semangat Hari Anak sebagai hari yang menyenangkan dan penuh interaksi sosial yang sehat.
“Agenda utama yaitu senam bersama, permainan tradisional, menyanyikan lagu nasional dan daerah, serta dongeng-dongeng pahlawan nasional,” katanya.
Selain meningkatkan kualitas interaksi sosial, kegiatan ini juga menjadi upaya preventif kekerasan terhadap anak yang jumlahnya masih cukup tinggi di berbagai daerah.
Dalam rangkaian kegiatan di UM, anak-anak dari jenjang PAUD hingga SMA mendapat pemeriksaan kesehatan gratis. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, tinggi dan berat badan, serta kondisi umum tubuh seperti dada dan organ vital lainnya.
Kementerian PPPA juga terus melakukan pendampingan terhadap anak-anak yang menjadi korban kekerasan. Baik melalui kunjungan, jangkauan layanan sosial, hingga intervensi hukum.
“Semua bentuk kekerasan terhadap anak menjadi perhatian kami. Kami aktif melakukan pendampingan dan penjangkauan,” ucapnya.