Menteri PPPA Minta Maaf, Tak Bermaksud Abaikan Keselamatan Penumpang KRL Laki-Laki

Nur Khabibi
Menteri PPPA Arifah Fauzi (dok. Kementerian PPPA)

Dia juga menekankan bahwa faktor keselamatan menjadi prioritas utama bagi semua pihak tanpa membedakan jenis kelamin.

"Kita semua sepakat bahwa keselamatan seluruh masyarakat adalah prioritas nomor satu, baik perempuan maupun laki-laki," katanya.

Sebelumnya, Arifah Fauzi mengusulkan agar posisi gerbong khusus perempuan pada KRL Commuter Line dipindahkan ke bagian tengah rangkaian.

"Tadi kita ngobrol dengan KAI (PT Kereta Api Indonesia), itu kenapa ditaruh di paling depan, paling belakang? Supaya tidak terjadi rebutan. Tapi dengan peristiwa ini, kita mengusulkan kalau bisa yang perempuan itu ditaruh di tengah," kata Arifah kepada wartawan di RSUD Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026).

"Jadi yang laki-laki di ujung, depan belakang itu laki-laki, jadi yang perempuan di tengah gitu. Tadi sementara itu," ujarnya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
2 hari lalu

Perjalanan KRL Tanah Abang-Rangkasbitung Tertahan Imbas Kerumunan Massa

6 hari lalu

Lokomotif KA Batavia Bermasalah, Perjalanan KRL Lintas Cikarang Terganggu

7 hari lalu

Naik KRL hingga Shuttle Gratis, Ini Akses Mudah ke BNI wondrX 2026

9 hari lalu

Kronologi Pelajar Tewas Tertabrak KRL di Kalideres Jakbar, Sedang Bonceng Ayah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal