“Kita sedang koordinasi dengan BPBD, BMKG, dan Basarnas untuk secepatnya menyelesaikan longsoran. Kalau ada jalan rusak atau jembatan putus, kita akan segera tangani,” ucapnya.
Dody menegaskan, pemerintah akan mengutamakan pembangunan infrastruktur darurat guna memastikan konektivitas tetap terjaga, khususnya untuk distribusi logistik dan mobilitas masyarakat. Salah satu langkah yang disiapkan adalah pembangunan jembatan sementara di titik-titik kritis.
“Minimal kita buat jembatan sementara dulu supaya arus logistik tidak terganggu. Nanti kalau diperlukan baru kita bangun yang permanen,” kata dia.
Dia menambahkan, tim Kementerian PU telah diterjunkan ke wilayah terdampak, baik di Maluku Utara maupun Gorontalo, guna melakukan asesmen dan percepatan penanganan di lapangan.
Pemerintah memastikan, langkah cepat ini diambil untuk menjaga kelancaran distribusi bantuan serta meminimalkan dampak lanjutan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat pascagempa.