Saat ini terdapat 149 petak tambak dengan ukuran 1.600 meter persegi per petaknya. Tambak modern ini dilengkapi sejumlah infrastruktur utama di antaranya water intake, tandon, petak pemeliharaan, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), laboratorium uji kualitas air dan kesehatan ikan, gedung kantor, gudang pakan, gudang sarana produksi, mess operator hingga bangunan pasca panen. Hadirnya BUBK di Kebumen diharapkan bisa menjadi percontohan nasional.
"Ini adalah yang pertama di Indonesia, dan model seperti ini akan kita bangun di banyak tempat di Indonesia. BUBK kita mulai dari Kebumen sebagai percontohan nasional," ujar Menteri Trenggono.
Presiden Jokowi bersama Menteri Kelautan dan Perikanan meresmikan Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) di Kebumen, Jawa Tengah
Meski terbilang baru, inovasi KKP ini sudah terlihat hasilnya saat Menteri KP bersama Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin melakukan panen raya menjelang akhir Juni 2023. Sebanyak 249 ton udang berhasil diproduksi dengan harga jual rata-rata Rp69.000 sampai Rp70.000 per kilogram.
Dengan hasil panen yang mencapai ratusan ton tersebut, produksi udang vanamei dari BUBK tentunya dapat memberikan kontribusi positif secara langsung terhadap PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak). Hal positif lainnya dari keberadaan BUBK adalah mampu menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat lokal.