"Setelah saya selesai Seksoad di Amerika, saya menyampaikan pesan kepada beliau, 'Pak, ini ada undangan dari Harvard University, apakah setelah Sesko ini saya menurut Bapak baiknya berangkat ke Harvard begitu?'," kenang Iftitah.
Namun, Juwono justru meminta Iftitah untuk tidak mengambil kesempatan itu. Juwono justru memintanya pulang ke Tanah Air untuk berbakti kepada negeri.
"Nah, beliau menyampaikan, 'Tidak perlu, jangan banyakin gelar luar negeri nanti hanya pamer pajangan saja. Kamu baca buku Road to Character, pulang ke Tanah Air, baktikan ilmumu untuk negara.' Akhirnya saya kembali pulang," tutur Iftitah.
Bahkan, menurut Iftitah, perjalanan politik dirinya tak terlepas dari sosok Juwono. Iftitah akhirnya memutuskan pensiun dini dari prajurit militer pada 2019 setelah sekali lagi menerima masukan dari Juwono.
"Beliau menyampaikan pesan lagi, 'Iftitah, ini saatnya TNI-TNI muda juga bergerak membangun negeri dalam konteks yang lebih konkret.Kalau AHY sendirian ya rasa-rasanya berat. Nah, kamu bantu sesama anak muda, sesama generasi," ujar Iftitah menceritakan momen itu.
Pada 2024, setelah ditunjuk Presiden Prabowo Subianto menjadi menteri transmigrasi, Iftitah juga sowan kepada Juwono. Dia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Juwono yang telah membimbingnya selama 25 tahun terakhir.