Merger BUMN Karya Batal Rampung Tahun Ini, Mundur Jadi Kuartal I 2026

Iqbal Dwi Purnama
COO Danantara, Dony Oskaria menjelaskan merger BUMN Karya batal dilakukan tahun ini. (Foto: Tangguh Yudha)

Dony menegaskan pemerintah dan Danantara, tengah mengkaji ulang seluruh portofolio aset perusahaan karya. Evaluasi ini diperlukan untuk menentukan nilai wajar aset yang nantinya akan menjadi dasar dalam proses penggabungan.

"Kita tahu problem di karya banyak sekali ya, termasuk tadi restrukturisasi dari utang dulu. Jadi problem keuangan mereka cukup dalam di karya ini. Kita harus transparan juga untuk publik, ini kita perbaiki dulu, kita lakukan restrukturisasi, termasuk kita lakukan lagi evaluasi dari nilai aset, setelah itu kita lakukan merger dengan skenario terbaik," katanya.

Pada kesempatan itu, Dony belum menyampaikan detail perusahaan mana saja yang akan melebur, namun pembahasan mengarah pada pengurangan jumlah BUMN karya dari tujuh menjadi satu atau tiga entitas besar.

"Khusus untuk karya kita masih melakukan proses pengkajian, bentuk terbaik daripada merger, merger kan sudah pasti, karena kita kan melakukan perusahaan supaya perusahaan karya menjadi lebih kuat ke  depannya, ada beberapa opsi," ucap Dony.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Bos Danantara Bertemu Pimpinan Moody’s di AS, Tegaskan Stabilitas Ekonomi RI

Nasional
6 hari lalu

RI Teken Kerja Sama Semikonduktor dengan Perusahaan Inggris, Target Kuasai Teknologi Chip Global

Nasional
8 hari lalu

Prabowo Bertemu 12 Pengusaha Ternama AS, Tegaskan Indonesia Bukan Lagi Raksasa Tidur

Nasional
9 hari lalu

Tarif Dagang RI-AS Disepakati, Danantara bakal Borong 50 Pesawat Boeing Rp227 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal