Meutya Hafid Sebut Profesi Wartawan Rentan Alami Gangguan Jiwa

Ravie Wardani
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid. (Foto: Yuwantoro Winduajie)

"Seperti waktu dalam kondisi misalnya habis meliput daerah konflik, maka perusahaan medianya wajib untuk memberikan waktu teman-teman wartawan untuk di-debrief. Jadi ketika dikembalikan dulu, baru kemudian meliput hal-hal berat lainnya," tuturnya.

Selain dukungan dari perusahaan, Meutya mengingatkan wartawan agar tidak menganggap tekanan psikologis sebagai tanda kelemahan. Menurut dia, profesionalisme seorang jurnalis juga terlihat dari kemampuannya mengenali batas kemampuan diri.

"Teman-teman wartawannya juga memang harus mau mengaku. Kalau dulu, kita merasa ketika kita merasa terganggu, itu seolah kita wartawan yang lembek, jadi bukan wartawan yang kuat. Nah, wartawan yang andal itu tahu kapan berhenti. Wartawan yang cakap tahu limitasinya," jelasnya.

Dia menilai, kesadaran untuk mengakui kondisi diri menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan mental di tengah tuntutan pekerjaan jurnalistik. Wartawan tidak seharusnya merasa harus selalu terlihat kuat ketika menghadapi situasi yang berat.

Meutya juga mendorong jurnalis menyempatkan diri berolahraga di tengah kesibukan. Menurut dia, menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kebutuhan pribadi merupakan salah satu upaya untuk tetap memperhatikan kesehatan fisik maupun mental.

"Kuncinya adalah jeda dari satu peliputan berat ke peliputan berat lainnya. Sempatkan apa pun itu olahraga demi menghargai kesehatan mental kita," pungkasnya.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
13 jam lalu

Meutya Hafid Minta Perusahaan Media Wajibkan Debriefing bagi Jurnalis usai Liputan Berat

14 hari lalu

Meutya Hafid Hormati Keputusan Raline Shah Mundur dari Stafsus Komdigi

6 bulan lalu

Meutya Hafid Tegaskan Kejahatan Digital Setara Kekerasan Fisik, Ini Penjelasannya!

13 jam lalu

Menkes Budi Ungkap Banyak Orang Indonesia Terindikasi Punya Kecenderungan Bunuh Diri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal