Migrasi Penyiaran Analog ke Digital, ATVSI: Payung Hukum Harus Jelas

Felldy Aslya Utama
Webinar Special Dialog iNews bertajuk Quo Vadis Migrasi Penyiaran, Jumat (7/8/2020). (Foto: iNews).

"Apakah masyarakat Indonesia terutama di pedesaan, dalam kondisi ekonomi seperti ini mereka harus dipaksa membeli televisi lagi? Ini pasti memberatkan," ujarnya.

Menurut dia, televisi analog yang saat ini dimiliki masyarakat pedesaan sudah menjadi sarana mereka untuk mendapatkan sebuah hiburan, selain sebagai sumber informasi. Jika diputuskan harus digital tanpa persiapan matang, tentu akan menjadi permasalahan.

Dari sisi industri penyiaran, pemerintah juga harus melihat bagaimana investasi yang telah dilakukan. Syafril menegaskan, penyiaran merupakan industri padat modal dan padat karya. Jangan sampai ketentuan yang dibuat nanti justru akan mematikan.

Syafril menuturkan, ATVSI mengusulkan kepada pemerintah agar ASO dilakukan minimal lima tahun. Usulan ASO dua tahun yang pernah muncul dinilai akan sulit terlaksana.

“Jadi soal migrasi digital ini, bukan masalah mau atau tidak mau. Bukan itu poinnya, tetapi waktu dan segala sesuatu pijakannya. Memang paling utama payung hukumnya dulu. Itu harus jelas,” kata dia.

Webinar Special Dialog iNews disiarkan langsung melalui akun Youtube Official iNews, iNews Portal dan website iNews.id. Selain Syafril, hadir sebagai narasumber Ketua Umum Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI) Bambang Santoso dan Anggota Komisi Hukum & Perundang-undangan Dewan Pers M Agung Dharmajaya.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
17 hari lalu

Perpesi Gelar Munaslub di Batam, Struktur Organisasi Nasional Mulai Dibangun Ulang

31 hari lalu

Waketum MNC Peduli ke Korban Gempa NTT: Tetap Semangat, Musibah Ini Tak Bertahan Selamanya

1 bulan lalu

Syafril Nasution di Forum Bakohumas Kemenko Polkam: Perhatian Publik Penting, Kepercayaan Utama

2 bulan lalu

Ratusan Pelajar Antusias Tanam 300 Mangrove di Marunda, Syafril Nasution: Mereka Belajar Kelestarian Alam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal