Sementara, Head of CSR MNC Grup, Tengku Havid, berharap para pasien mendapatkan manfaat. Dia juga berharap kerja sama yang dilakukan dengan Pusdikkes TNI AD dapat terus berlangsung dalam jangka panjang. “Kami sangat mengapresiasi kerja sama MNC Peduli dengan Pusdikkes. Bukan hanya hari ini, tetapi bisa dapat terlaksana di masa-masa yang akan datang,” ucapnya.
Sebelum menjalani proses operasi, para pasien menjalani pemeriksaan terlebih dulu untuk mengetahui apakah mereka dikatakan siap untuk dioperasi. Pihak rumah sakit menyebutkan, waktu operasi memakan waktu 45 sampai 60 menit.
Bagi para pengidap bibir sumbing yang ingin mendaftar dalam Program Senyum Indonesia tidak perlu khawatir. Program bakti sosial ini masih akan berlangsung hingga satu tahun ke depan dengan jadwal operasi yang dilangsungkan secara bertahap.
Selain operasi bibir sumbing, MNC Peduli juga memberikan bantuan alat kesehatan, seperti kursi roda, kaki palsu, pelaksanaan bakti sosial pengobatan umum, operasi katarak, hernia dan penyakit khusus lainnya. Hingga awal Desember 2019, jumlah pasien yang telah menerima bantuan MNC Peduli mencapai 700.000 pasien.