Muhadjir Effendy Usul Harga Rapid Test Maksimal Rp75.000

Harits Tryan Akhmad
Menko PMK, Muhadjir Effendy. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan surat edaran yang membatasi tarif pemeriksaan rapid test paling mahal Rp150.000. Sementara Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy mengusulkan pemeriksaan rapid test paling mahal Rp75.000.

Hal itu disampaikan Muhadjir saat meluncurkan produk rapid test dalam negeri yang diberi nama RI-GHA Covid-19 bersama Kementerian Riset dan Teknologi Tinggi, Kamis (9/7/2020). Dia menyebut rapid test kit itu mampu bersaing dengan produk impor dengan harga lebih murah.

"Maksimal Rp150.000 harga kami upayakan semakin rendah, saya sudah sampaikan kepada BPPT agar jadi Rp75.000. Ini kan bisa menjadi patokan di lapangan, kalau ada yang di atas itu pasti tidak laku," kata Muhadjir di Kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat.

Selain itu, Muhadjir menuturkan pemerintah akan terus mendorong penggunaan produk dalam menangani pandemi Covid-19. Ini dilakukan agar Indonesia tak bergantung dengan mengimpor produk luar negeri.

“Perlu ada revolusi mental untuk kita bisa menggunakan secara penuh dengan percaya diri dengan produk dalam negeri,” ucapnya.

Sebagai informasi, RI-GHA Covid-19 merupakan alat rapid test yang berada dibawah Kementrian Riser dan Teknologi (Kemenristek)/Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang dikembangkan oleh Badan Penerapan dan Pengkajian Teknologi (BPPT), Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, Institut Teknologi Bandung, Universitas Mataram, dan PT Hepatika Mataram. Adapun alat rapid test ini telah teruji sensitivitasnya 98 persen dan spesifikasi 96 persen melalui uji laboratorium terhadap orang Indonesia.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
6 hari lalu

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Karhutla, Personel Gabungan dan Alutsista Ditambah

8 hari lalu

Instruksi Prabowo, Pemerintah Cairkan Rp1,23 Triliun Tangani Karhutla di 7 Provinsi

18 hari lalu

Momen Sugiono Pamit dari Kemlu, Pegawai Beri Salam Perpisahan

25 hari lalu

Resmi Jadi Menko PMK, Sugiono Prioritaskan Penguatan Pendidikan hingga Kesehatan 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal