Muhammadiyah Nilai Larangan Mudik Lebaran Berdampak pada Perputaran Ekonomi Masyarakat

Dimas Choirul
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti. (Foto: Widya Michella/ Zoom Webinar BPKN)

JAKARTA, iNews.id - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menghargai langkah pemerintah soal larangan mudik Lebaran 6-17 Mei 2021. Muhammadiyah mengusulkan agar pemerintah lebih gencar sosialiasi kebijakan tersebut kepada masyarakat dengan humanis.

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti mengatakan, pendekatan itu bisa dilakukan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan. Selain itu juga bisa menyosialiasikannya dengan cara kekinian.

"Dalam konteks mudik ini, pendekatan serta penegakan aturan itu jangan selalu memakai pendekatan yang formal dengan perangkat-perangkat hukum karena masyarakat itu enggak peduli kok diancam-ancam pidana sebagainya," ujar Mu'ti dalam sesi webinar yang diselenggarakan Badan Perlindungan Konsunemen Nasional Republik Indonesia (BPKN-RI), Selasa (20/4/2021).

Dia menuturkan, larangan mudik ini berdampak pada perputaran ekonomi di masyarakat. Pria yang mengaku mudikers ini juga mendorong pemerintah melakukan berbagai cara agar perputaran ekonomi saat momentum Lebaran nanti tetap berjalan.

"Karena biasanya perputaran ekonomi pada saat momen mudik itu bisa mencapai triliunan. Bahkan orang-orang yang tidak memiliki pekerjaan pun bisa berdagang di lokasi-lokasi yang banyak pemudik istirahat," tuturnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
12 hari lalu

Forum Rektor Muhammadiyah Temui Fraksi Golkar DPR, Minta RUU Pemilu Dikaji Mendalam

12 hari lalu

APBD DKI 2026 Turun Jadi Rp79,56 Triliun, Rano Karno Pastikan Program Prioritas Tetap Berjalan

12 hari lalu

Tok! DPRD DKI Sahkan APBD Perubahan 2026 Jadi Rp79,56 Triliun

20 hari lalu

Dana Daerah Rp195,2 Triliun Mengendap di Bank, Purbaya Minta Pemda Genjot Belanja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal