Menurutnya, insiden bermula saat seorang pengunjung yang mengenakan atasan putih tiba-tiba mengambil alih mikrofon miliknya ketika acara memasuki jeda.
Pengunjung tersebut kemudian membuat sayembara kepada audiens lain untuk melafalkan salah satu surat Al-Quran. Ega pun menegaskan pihak brand tidak memiliki keterlibatan dalam aksi tersebut.
“Melalui pesan ini pula, saya menegaskan bahwa pihak brand tidak memiliki sangkut paut atas kejadian tersebut,” kata Ega.
Meski demikian, Ega mengakui dirinya lalai karena tidak segera mengambil kembali mikrofon setelah mengetahui sayembara tersebut disampaikan. Dia kemudian meminta maaf karena tidak mampu mengontrol aksi spontan pengunjung hingga menimbulkan kegaduhan.
Pihak The Sounds Project selaku penyelenggara juga telah memberikan klarifikasi resmi.