MUI Minta Masyarakat Tak Ributkan Perbedaan 1 Ramadhan 1445 H: Saling Menghormati

Widya Michella
Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Prof Sudarnoto Abdul Hakim (paling depan) (foto: MPI)

JAKARTA, iNews.id - Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta masyarakat tidak meributkan perbedaan 1 Ramadhan 1445 H. Perbedaan dibiarkan tetap berjalan tanpa mengganggu persaudaraan umat Islam.

"Biarkan perbedaan itu berjalan begitu saja, jangan sampai mengganggu, (menimbulkan) pertentangan, apalagi mengganggu ukhuwah," ujar Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Prof Sudarnoto Abdul Hakim, di Jakarta, Minggu (10/3/2024).

Dia mengingatkan, perbedaan hari pertama puasa di Indonesia sudah sering terjadi. 

"Kita punya pengalaman beda-beda itu, nanti 1 Ramadhannya beda, ternyata 1 Syawalnya bisa sama. Wis ben (biarkan saja), yang penting jangan berkelahi. Imbauannya saling menghormati saja lah," sambungnya.

Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat penetapan awal Ramadhan 1445 H, Minggu (10/3/2024). Sidang isbat digelar di Auditorium H.M Rasjidi Kemenag, Jalan M H Thamrin, Jakarta Pusat.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Minta DPR Tindak Lanjuti

57 tahun lalu

MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Godok Jenis Hukuman bagi Pelaku

57 tahun lalu

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Juni 2026 / Muharram 1448 H, Bacaan Niat dan Keutamaan

57 tahun lalu

Kumpulan Doa Asyura 10 Muharram Lengkap Teks Arab, Latin dan Artinya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal