Nadiem Makarim: Zonasi Bukan Kebijakan Saya, Kita Kena Getahnya Setiap Tahun

muhammad farhan
Mendikbudristek Nadiem Makarim. (Foto Antara).

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menyebut sistem zonasi pendidikan merupakan kebijakan menteri sebelumnya Muhadjir Effendy. Pihaknya selalu menerima getahnya setiap tahun.

"Itu zonasi, kebijakan zonasi itu bukan kebijakan saya. Itu kebijakan sebelumnya, Pak Muhadjir. Kita kena getahnya setiap tahun, karena zonasi," ungkap Nadiem di Pos Bloc, Jakarta Pusat, Sabtu (29/7/2023). 

Namun Nadiem menuturkan kebijakan tersebut tetap penting untuk dilaksanakan. Kebijakan tersebut untuk mengurangi kesenjangan pendidikan yang tidak merata di Indonesia. 

"Tetapi kita semua merasa bahwa ini harus dilanjutkan karena penting. Kalau kita tidak melakukan sistem zonasi ini dan tetap komit, itu sudah pasti kesenjangan itu tidak akan pernah tertutup," jelas Nadiem. 

Nadiem menyebut sistem zonasi via PPDB ini penting untuk mengurangi banyaknya orang tua yang harus mengeluarkan biaya besar sekolah anaknya.

"Anak-anak yang tidak mampu akan selalu harus bayar sekolah swasta, yang sekolah swasta yang buat tempat anak-anak yang enggak bisa masuk sekolah negeri," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
6 hari lalu

Vonis Nadiem Makarim Dipangkas Jadi 9 Tahun Penjara, Kejagung Ajukan Kasasi

15 hari lalu

Hadiri Sidang Banding Nadiem, Tom Lembong Lihat Hakim dan Jaksa Tertekan

15 hari lalu

Nadiem Tak Terima Hukuman Dipangkas Jadi 9 Tahun Penjara, Maunya Tetap Bebas

15 hari lalu

Hakim Bagi Beban Uang Pengganti Kasus Chromebook: Nadiem 35%, Google 50%, Korporasi 15%

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal