Nasaruddin Umar : Hindari Pernyataan Tendensius Politik Praktis dalam Kehidupan Antarumat Beragama 

Carlos Roy Fajarta
Ketua Pelaksana Panitia Program Talkshow dan Warung Kerukunan Lintas Agama Indonesia Bangkit, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA. (Foto MPI).

"Demokrasi lambang kemerdekaan kemanusiaan. Lawan demokrasi adalah otoriter, atau tekanan. Para pemuka agama memberikan warning system kepada pihak yang melakukan politik praktis," ucapnya.

Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta tersebut juta menyebutkan sesungguhnya orang beriman bersaudara dan tertuang secara eksplisit di Alquran.

"Orang beragama itu pasti beriman, sehingga solidaritas ini amat penting. Jadi kita tidak seperti wasit mana agama yang benar. Kita memberikan kebebasan bagi umat manusia untuk menganut agama mereka masing-masing," kata dia.

Pihaknya mengapresiasi Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo (HT) yang mendukung pelaksanaan program Talkshow dan Warung Kerukunan Lintas Agama Indonesia Bangkit.

"Kita sangat bangga Pak HT memberikan ruang bagi para pemuka agama untuk tampil, itu memberikan kontribusi bagi para pemuka agama. Pelan tapi pasti, kalau pertemuan seperti ini sering, ada energi positif yang bisa kita tebarkan ke mana-mana," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
1 hari lalu

Menag Nasaruddin Umar Ajak ASN Kemenag hingga Tokoh Agama Jadi Agen Perlinsos

11 hari lalu

Kabar Baik! Pendidikan Gratis Berlaku di Madrasah Negeri

11 hari lalu

Menag Berhentikan Rektor UINSA Muzakki, Tunjuk Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Jadi Plt

12 hari lalu

Kemenag Luncurkan Logo dan Tema Hari Santri 2026, Siapkan Rangkaian Acara hingga Oktober

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal