Nasaruddin Umar : Hindari Pernyataan Tendensius Politik Praktis dalam Kehidupan Antarumat Beragama 

Carlos Roy Fajarta
Ketua Pelaksana Panitia Program Talkshow dan Warung Kerukunan Lintas Agama Indonesia Bangkit, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA. (Foto MPI).

"Demokrasi lambang kemerdekaan kemanusiaan. Lawan demokrasi adalah otoriter, atau tekanan. Para pemuka agama memberikan warning system kepada pihak yang melakukan politik praktis," ucapnya.

Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta tersebut juta menyebutkan sesungguhnya orang beriman bersaudara dan tertuang secara eksplisit di Alquran.

"Orang beragama itu pasti beriman, sehingga solidaritas ini amat penting. Jadi kita tidak seperti wasit mana agama yang benar. Kita memberikan kebebasan bagi umat manusia untuk menganut agama mereka masing-masing," kata dia.

Pihaknya mengapresiasi Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo (HT) yang mendukung pelaksanaan program Talkshow dan Warung Kerukunan Lintas Agama Indonesia Bangkit.

"Kita sangat bangga Pak HT memberikan ruang bagi para pemuka agama untuk tampil, itu memberikan kontribusi bagi para pemuka agama. Pelan tapi pasti, kalau pertemuan seperti ini sering, ada energi positif yang bisa kita tebarkan ke mana-mana," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menag: Pesantren Jadi Sekolah Paling Aman Dunia dan Akhirat

57 tahun lalu

MUI Desak Pelaku dan Pengampanye LGBT Dipidana, Ini Respons Menag

57 tahun lalu

Menag Usulkan Belasan Ribu Guru Agama Honorer Dapat Prioritas Pengangkatan ASN

57 tahun lalu

Kabar Baik! Insentif Guru Madrasah Non-ASN Cair Akhir Juni 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal