Neraca Dagang RI Juli 2026 Surplus 0,12 Miliar Dolar AS, China Jadi Sumber Defisit Terbesar

Anggie Ariesta
ilustrasi neraca dagang RI Juli 2026 surplus 0,12 miliar dolar AS. (dok. Pelindo)

"Surplus non-migas ini mencapai 22,45 miliar dolar AS, sementara komoditas migas masih mengalami defisit, yaitu defisitnya sebesar 18,75 miliar dolar AS," ujar Ateng.

Jika perdagangan migas dan nonmigas digabungkan, Amerika Serikat menjadi negara dengan kontribusi surplus terbesar bagi Indonesia sepanjang periode tersebut, yakni 10,48 miliar dolar AS. Posisi berikutnya ditempati India dengan surplus 7,80 miliar dolar AS dan Filipina sebesar 4,95 miliar dolar AS.

Di sisi lain, China menjadi negara dengan defisit perdagangan terdalam bagi Indonesia sebesar 16,95 miliar dolar AS. Selanjutnya, Singapura mencatat defisit 5,14 miliar dolar AS dan Australia 4,77 miliar dolar AS.

Pada perdagangan nonmigas, Amerika Serikat kembali menjadi penyumbang surplus terbesar dengan nilai 12,81 miliar dolar AS, disusul India 7,96 miliar dolar AS dan Filipina 4,72 miliar dolar AS.

Sementara itu, China mencatatkan defisit perdagangan nonmigas terbesar bagi Indonesia sebesar 17,67 miliar dolar AS. Australia berada di posisi berikutnya dengan defisit 4,41 miliar dolar AS, kemudian Prancis sebesar 1,72 miliar dolar AS.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
24 jam lalu

China Tegaskan Dukung Palestina, Desak Israel Setop Caplok Tepi Barat

2 hari lalu

Kementan Ungkap Biang Kerok Harga Cabai Melonjak meski Pasokan Surplus

2 hari lalu

Trump: China dan Rusia Rugi Besar jika Bantu Iran Perang Lawan AS

3 hari lalu

Mentrans Ajak China Riset Kawasan Transmigrasi, Petakan Potensi Ekonomi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal