Neraca Dagang RI Surplus 5,64 Miliar Dolar AS di April 2026, Rekor 72 Bulan Beruntun

Rohman Wibowo
ilustrasi neraca dagang RI rekor 72 bulan beruntun. (dok. Pelindo)

BPS mengidentifikasi tiga negara yang menjadi pasar utama tujuan ekspor nonmigas Indonesia, yakni China, Amerika Serikat, serta India. 

Gabungan kontribusi dari ketiga negara ini menyentuh angka 44,52 persen dari keseluruhan total ekspor nonmigas Indonesia sepanjang Januari-April 2026. 

China tetap berada di posisi teratas sebagai pasar utama dengan nilai 22,76 miliar dolar AS (25,93 persen), disusul Amerika Serikat dengan nilai 10,17 miliar dolar AS (11,59 persen), dan India sebesar 6,14 miliar dolar AS (7,00 persen).

Ekspor nonmigas ke China pada caturwulan pertama tahun 2026 didominasi oleh produk besi dan baja, nikel beserta barang turunannya, serta komoditas bahan bakar mineral. Sementara itu, untuk pasar Amerika Serikat, pengiriman didominasi oleh produk mesin dan perlengkapan elektrik beserta bagiannya, alas kaki, serta pakaian dan aksesori rajutan.

Di sisi lain, nilai impor Indonesia secara kumulatif sampai April 2026 tercatat sebesar 86,51 miliar dolar AS, atau mengalami kenaikan 13,40 persen dibandingkan periode serupa pada tahun sebelumnya. 

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
3 hari lalu

BPS: Produksi Beras Januari-April 2026 Tumbuh, Luas Panen dan Produksi Padi Ikut Naik

3 hari lalu

Desil DTSEN Sempat Berubah Signifikan, Gus Ipul Ungkap Penyebabnya

4 hari lalu

BPS Minta Tambahan Dana Rp1,47 Triliun, DPR Desak Data Desil Diperbaiki dalam 2 Minggu

4 hari lalu

Bank Dunia Sebut 64,2% Warga RI Masih Miskin, BPS Ungkap Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal