Ia menilai keterlibatan aparatur sipil negara (ASN) dalam judol tidak dapat ditoleransi. Selain menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat, ASN juga dituntut menjadi teladan bagi publik.
Sebelum pencopotan dilakukan, Kementan sudah memberikan peringatan serta pembinaan kepada pegawai yang terlibat judol. Namun, aktivitas tersebut kembali dilakukan sehingga Amran mengambil keputusan untuk mencopot mereka dari jabatan.
“Saya sebagai bapaknya mereka-mereka, saya harus bina ke jalan yang baik. Bina mereka supaya dia menjadi manusia yang baik. Pelayan yang baik, pegawai teladan, ASN teladan. Jadi saya wajib membinanya,” ucap Amran.