Menurutnya, transparansi menjadi modal penting dalam mendukung perkembangan pasar modal. Harapannya dengan berkantornya OJK di Gedung BEI, bisa meningkatkan transparansi dan kepercayaan para investor terhadap pasar modal RI.
"Semua solid mendukung perkembangan, penguatan, dan pendalaman pasar. Itu kunci dasarnya ada di reformasi, yang memperbaiki transparansi dan integritas," kata Mahendra.
Sekadar informasi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penghentian sementara 2 hari berturut-turut pada tanggal 27 dan 28 Januari 2026. Hal ini dipicu oleh penurunan tajam IHSG hingga 8 persen di kedua hari tersebut.
Tekanan jual yang dilakukan investor membuat pelemahan indeks, merespons hasil rilis yang dilakukan oleh lembaga penyedia indeks global MSCI (Morgan Stanley Capital International). MSCI menilai bursa saham di Indonesia masih kurang transparan dalam memaparkan data para pemegang saham dalam ketentuan free float.