JAKARTA, iNews.id - Cara masyarakat mencari dan mendapatkan informasi di internet terus mengalami perubahan. Perkembangan generative AI turut mengubah landscape search yang sebelumnya banyak berpusat pada mesin pencari biasa.
Google Search masih menjadi kanal penting bagi konsumen untuk menemukan informasi, namun di saat yang sama, masyarakat mulai terbiasa mendapatkan jawaban melalui AI-powered search dan platform seperti ChatGPT.
Perubahan perilaku tersebut turut mendorong perkembangan Search Engine Optimization (SEO). Jika sebelumnya SEO banyak berfokus pada bagaimana sebuah website mendapatkan peringkat di hasil pencarian, kini optimasi perlu melihat bagaimana informasi sebuah brand dapat ditemukan, dipahami dan menjadi referensi dalam pengalaman pencarian berbasis AI.
Perubahan landscape tersebut menjadi salah satu area yang dikembangkan Omnirank, SEO & AI Search Agency yang dipimpin oleh Calvin Tedja. Melalui pengembangan layanan dari SEO hingga AI Search, Omnirank memiliki misi untuk membantu bisnis di Indonesia berkembang dan membangun visibilitas brand di search ekosistem saat ini.
Omnirank sebagai jasa SEO di Indonesia melihat SEO sebagai proses yang terintegrasi. Setiap elemen perlu saling terhubung, mulai dari memahami kebutuhan audiens dengan riset keyword, membangun relevansi topik artikel, menulis konten bermanfaat hingga memperkuat authority sebuah brand dengan link building campaign berkualitas.