Operasi Modifikasi Cuaca Digeber Atasi Karhutla Kalimantan, Terkendala Pertumbuhan Awan Hujan

Binti Mufarida
Kemenhut mengoptimalkan OMC untuk menangani karhutla Kalimantan, tetapi cuaca kering dan asap pekat masih menghambat operasi di Kalteng. (Foto: Istimewa)

“Penambahan armada diharapkan meningkatkan jangkauan operasi, khususnya pada lokasi yang sulit diakses dan membutuhkan pembasahan dari udara. Namun, pengerahan armada tetap harus mempertimbangkan jarak pandang, kondisi asap, cuaca, serta standar keselamatan penerbangan,” tuturnya.

Pekatnya asap dalam dua hari terakhir menjadi tantangan bagi operasi udara, terutama di sekitar Jabiren dan Tanjung Taruna hingga kawasan Taman Nasional Sebangau.

Asap yang terlalu pekat membatasi pandangan pilot terhadap sasaran dan jalur penerbangan. Karena itu, helikopter tidak dapat dipaksakan menjangkau lokasi pemadaman apabila jarak pandang tidak memenuhi standar keselamatan.

“Keterbatasan operasi udara tidak berarti penanganan berhenti. Ketika pertumbuhan awan belum mendukung OMC atau jarak pandang belum aman untuk water bombing, satuan tugas darat tetap melakukan pemadaman, penyekatan, pembasahan, pendinginan, dan penjagaan lokasi rawan,” ujar Ristianto.

Dia menegaskan strategi penanganan karhutla akan terus disesuaikan dengan kondisi aktual di lapangan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
8 hari lalu

Pemerintah Modifikasi Cuaca di Riau hingga Kalimantan, Optimalkan Penanganan Karhutla

11 hari lalu

Waspada Karhutla! 1.483 Titik Panas Terdeteksi di Kalimantan Barat

15 hari lalu

China dan Rusia Minat Garap Proyek Kereta Trans Kalimantan, Pemerintah Siapkan Investasi

17 hari lalu

Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Kalimantan, Ini Pemicunya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal