Pajak Kurang Rp750 Triliun, DJP Kejar Target Rp2.357 Triliun hingga Akhir 2026

Anggie Ariesta
DPJ masih kejar pajak Rp750 triliun hingga akhir tahun. (Foto: ist)

Dalam upaya meningkatkan penerimaan, DJP mengidentifikasi sejumlah sektor usaha yang menunjukkan pertumbuhan positif hingga akhir kuartal III-2026. Sektor tersebut meliputi industri pengolahan, perdagangan, pertambangan, transportasi dan pergudangan, serta jasa perusahaan.

Penggalian potensi pajak secara khusus menyasar perdagangan elektronik atau e-commerce, niaga bahan bakar minyak (BBM), industri logam dasar, pengolahan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO), serta ekstraksi minyak dan gas bumi (migas).

Selain itu, DJP turut membidik aktivitas konsultasi manajemen di sektor jasa perusahaan. Potensi penerimaan dari sektor transportasi dan pergudangan, konstruksi, serta real estate juga menjadi perhatian.

“Lalu di sektor jasa perusahaan, di aktivitas konsultasi manajemen, dan juga sedikit ada mobilitas yang terkait dengan penerimaan di sektor transportasi dan pergudangan, serta konstruksi dan real estate,” kata Bimo.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
9 jam lalu

DJP Kejar Sisa Target Pajak Rp750 Triliun hingga Akhir 2026, Bidik E-Commerce hingga Migas

2 hari lalu

Bengkak! Subsidi dan Kompensasi Energi Tembus Rp376,8 Triliun per September

2 hari lalu

Belanja Negara Tembus Rp2.660 Triliun di September 2026, Tumbuh 19%

3 hari lalu

APBN Tekor Rp319 Triliun di September 2026, Menkeu Suahasil: Memang Didesain Defisit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal