Pakar Ekonomi Politik: Purbaya Diundang Baik-Baik, Dicopot dari Menkeu

Rizky Agustian
Pakar ekonomi politik, Ichsanuddin Noorsy. (Foto: iNews)

Ichsanuddin menilai pemerintahan yang menjunjung etika harus memastikan penggunaan diskresi maupun hak prerogatif tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang berlaku.

"Pemerintahan yang menggambarkan pemerintahan yang memelihara etik, diskresinya, prerogatifnya, itu tidak boleh melanggar nilai-nilai. Itu kata kunci pertama. Jadi fine, itu prerogatif, itu hak diskresi, tapi tadi ada empat syarat yang harus dipenuhi," tutur dia.

Dalam kesempatan tersebut, Ichsanuddin juga menyinggung posisi Purbaya saat berada di DPD dan menjelaskan mengenai 40 perusahaan China yang menggunakan cash basis. Dia kemudian mengaitkannya dengan persoalan yang menurutnya dihadapi dalam perdagangan, seperti mafia impor, underinvoicing, underpricing, hingga transfer pricing.

"Pada posisi dia (Purbaya) ada di DPD sedang menjelaskan 40 perusahaan China yang menggunakan cash basis, lalu saya tahu karena saya mengalami yang dihadapi adalah mafia impor, underinvoicing, underpricing, transfer pricing, lalu kemudian mereka menganggap, 'Tidak perlu menegakkan aturan, toh penegak hukum bisa saya bayar,' itu soal bagaimana sesungguhnya disiplin hukum yang sedang dibangun, disiplin satu rezim untuk menunjukkan bahwa dia memegang reputasi dan kredibilitas," katanya.

Karena itu, Ichsanuddin menegaskan hak prerogatif tidak seharusnya dimaknai sebagai kewenangan tanpa batas.

"Jadi bukan Anda menimbulkan satu interpretasi, 'Ini prerogatif saya, maka suka-suka saya.' Gak boleh. Kesuka-sukaan itu gak boleh," pungkasnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
7 jam lalu

Purbaya Dicopot dari Menkeu, Tenaga Ahli Bakom Ibaratkan Mbappe Cetak Gol lalu Diganti

19 jam lalu

Istana Bantah Purbaya Dicopot karena Rombak Ratusan Pejabat Kemenkeu

2 hari lalu

Pamit sebagai Menkeu, Purbaya: Singkat Saja, Terima Kasih Kerja Sama Setahun Ini

2 hari lalu

Sebelum Dicopot, Purbaya Pastikan Pembayaran Gaji PPPK Diambil Alih Pemerintah Pusat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal